Politik Harapan

Selasa, 21 Oktober 2014 | 00:38 WIB Munawir Aziz, Peneliti, Alumnus Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Indonesia mencatat sejarah penting dengan tampilnya Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden. Momentum 20 Oktober 2014 menjadi penanda tentang tampilnya nakhoda baru, yang akan menjadi dirigen gerak transformasi bangsa ini. Jokowi menjadi presiden kelima pada era Reformasi. Ia tidak saja menggenapi […]

Merancang Metode Fatwa Ideal Perbankan Syariah

[google-drive-embed url=”//docs.google.com/viewer?embedded=true&url=https%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fuc%3Fid%3D0B1vP_BCDBBSxS0lxWnkzQWt3TEE%26export%3Ddownload” title=”MERANCANG METODE FATWA PERBANKAN SYARIAH 2.docx” icon=”https://ssl.gstatic.com/docs/doclist/images/icon_10_word_list.png” width=”100%” height=”600″ style=”embed”]

Jalur Sutra

Selasa, 14 Oktober 2014 | 02:33 WIB TEMPO.CO, Jakarta – Munawir Aziz, Alumnus Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Dalam lanskap ekonomi dunia, Jalur Sutra menjadi ingatan sejarah tentang kekuasaan dan politik moneter. Jalur Sutra tidak sekadar menjadi jaringan penghubung ekonomi Cina dengan pelbagai kawasan di Asia dan Eropa, tapi juga mengukuhkan kebudayaan dan pengetahuan. Jalur […]

Kampung

Munawir Aziz, Alumnus Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Pemerintah pimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pada era mendatang memberi ruang bagi kampung untuk melakukan akselerasi. Kampung tidak lagi dimaknai sebagai lumbung ekonomi dan politik, tapi memiliki hak untuk dianggap penting sebagai penopang pemerintahan. Di tangan Jokowi, kampung-kampung akan disulap menjadi ruang yang nyaman untuk melahirkan sumber […]

Melawan Bayang-bayang IS

Oleh Munawir Aziz HASIL pileg 9 April 2014 melahirkan realitas baru politik dalam dekade kedua era reformasi. Kali ini suara dari basis pesantren menjadi instrumen penentu. Hasil pileg memetakan PDIP, Partai Golkar, dan Gerindra menempati urutan atas. Kemudian, diikuti  Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan […]

Dalang

Dalam kosmologi manusia Jawa, dalang menjadi rujukan tentang tata nilai dan pengatur ritme yang mampu memberikan visi dalam kisah-kisah kehidupan. Dalang, dalam artian harfiah, merupakan seorang yang mengomando pementasan wayang. Sebagai orang yang memainkan lakon demi lakon, pada hakikatnya dalang mementaskan nilai-nilai kehidupan pada setiap kisahnya.

Merindukan Sosok Nasionalis Sejati

“Kemandirian yang jadi spirit perjuangan Kiai Sahal seyogianya dapat menggugah kesadaran bangsa ini” HARI Sabtu, 3 Mei 2014, KH MA Sahal Mahfudh telah 100 hari meninggalkan kita. Begawan fikih sosial dan bapak moral bangsa ini telah meninggalkan warisan intelektual dan sosial yang sangat berharga. Warisan intelektual tercermin dari karya sejumlah kitab, buku, dan makalah dalam […]

Politik ”Orang Baik”

Oleh Munawir Aziz INDONESIA membutuhkan orang-orang baik untuk kembali menghiasi kursi parlemen dan tampuk kepemimpinan presiden. Pemilu 2014 menjadi pertaruhan politik bagi warga negara. Ajang pemilu tahun ini, tak saja merombak peta kekuatan politik antarparpol, tapi juga menentukan arah kebijakan nasional. Gerbong politik di DPR mengalami perombakan dengan hasil akhir dari pertarungan politik anggota legislatif […]

Politik Kecemasan

Oleh: Munawir Aziz Panggung politik Indonesia saat ini menggunakan kecemasan sebagai lakon. Kecemasan hadir sebagai metafora untuk membayangkan sebuah bangsa yang gelisah, masyarakat yang gundah. Bagaimana tidak? Di tengah kepungan janji-janji, isu-isu tentang gerakan untuk menggagalkan pemilu bergulir. Usaha penggagalan ini adalah kontestasi antara kekuatan yang saling menyimpan dendam. Dua poros utama saling bertikai di […]

Politik Silsilah

Munawir Aziz, Peneliti Sejauh mana silsilah berfungsi sebagai amunisi politik dan legitimasi citra seorang tokoh? Dalam pertarungan politik pada awal 2014 ini, politik simbol dan pertautan silsilah menjadi penting untuk meningkatkan citra dan membangun legitimasi kultural. Jejak politik di negeri ini memberi ruang bagi kekuatan kultural untuk melapangkan jalan masuk ke istana negara.